Jumat, 27/08/2010 13:40 WIB
padangmedia.com - PADANGPANJANG - Meskipun sudah dibiayai dengan anggaran mencapai Rp2 miliar, namun keberadaan Balai Benih Ikan (BBI) di Dinas Pertanian Kota Padangpanjang dinilai masih belum memberikan hasil yang memuaskan sejak dioperasionalkan.
Menurut Ketua Komisi II DPRD Kota Padangpanjang, Abrar SAg mengatakan, pembangunan yang belum mampu memberikan hasil yang memuaskan itu dapat dibuktikan dari pendapatan yang rendah.
"Anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan BBI hampir mencapai Rp2 milyar. Sementara, pendapatan yang dicapai baru sebesar Rp30 juta. Selain itu, keberadaan BBI belum memiliki arah dan sasaran yang jelas," katanya kepada padangmedia.com, Jumat (27/8).
Untuk itu, Abrar mendesak Dinas Pertanian Kota Padangpanjang untuk mempertegas sasaran jangka panjang dan jangka menengah dari BBI itu sendiri. Apakah orientasinya hanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam pengadaan bibit atau meningkatkan PAD dari hasil penjualan bibit ikan. "Atau, itu hanya sekedar untuk memanfaatkan dana DAK saja?" katanya mempertanyakan.
Dari pantauan padangmedia.com di lokasi BBI, sejak dibangun dan dikembangkan, pusat balai benih ikan terus dilakukan perbaikan. Di antaranya perbaikan pada lokasi tambak dan perluasan areal. Bahkan, agar lebih menarik di lokasi itu juga dibangun berbagai sarana hiburan. Karena, Pemko Padangpanjang berharap BBI juga bisa dijadikan sebagai objek wisata keluarga khusus pengenalan ikan air tawar.(isril)
Sumber : Padangmedia
Sabtu, 28 Agustus 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
|
|
| ||



Tidak ada komentar:
Posting Komentar